Loading
Kabayan News Medan Kabayan News Medan
/home / teknologi / Houthi Rebut Pantai Laut Merah, Iran...
TEKNOLOGI

Houthi Rebut Pantai Laut Merah, Iran Jadi Penguasa Selat Baru

By Yuda Afandi Butar Butar • 2 min read • 13 September 2026
Peta dan situasi konflik di Laut Merah dan Selat Bab al-Mandeb

Peta dan situasi konflik di Laut Merah dan Selat Bab al-Mandeb

Dunia internasional kembali diguncang oleh pergeseran peta kekuatan maritim setelah kelompok Houthi di Yaman sukses merebut kawasan pesisir Laut Merah serta Pulau Mayun. Keberhasilan gemilang ini memberikan kendali penuh secara langsung atas jalur pelayaran vital Selat Bab al-Mandeb yang selama ini menjadi urat nadi perdagangan energi global. Berdasarkan pengamatan tim redaksi, manuver militer ini secara drastis mengubah konstelasi geopolitik di kawasan Timur Tengah di tengah eskalasi konflik yang melibatkan Amerika Serikat.

Juru Bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), Hossein Mohebbi, secara terbuka menyambut pencapaian strategis tersebut sebagai buah dari keteguhan di medan perang. Jatuhnya kota pelabuhan Mocha ke tangan Houthi tidak hanya memukul mundur pemerintah Yaman, tetapi juga memangkas ketergantungan mereka pada rudal balistik jarak jauh. "Kemenangan besar Houthi sekali lagi membuktikan bahwa keamanan bukanlah komoditas yang dapat dibeli dari negara luar," tegas Mohammad Mokhber, penasihat Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei, sebagaimana dikutip dari Al Jazeera.

Media-media yang berafiliasi erat dengan Iran, seperti surat kabar Keyhan dan Quds, langsung memberikan sorotan tajam dengan menjuluki aliansi Teheran dan Houthi sebagai penguasa selat yang berhasil memojokkan posisi tawar Amerika Serikat dan Israel. Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri Iran menegaskan bahwa aksi militer tersebut murni didorong oleh perlawanan rakyat Yaman terhadap blokade berkepanjangan. "Apa yang terjadi sekarang di Yaman adalah akibat dari hilangnya kesabaran rakyat yang berada di bawah blokade kejam selama bertahun-tahun," ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei.

Penguasaan jalur Bab al-Mandeb di sisi selatan Laut Merah ini berjalan linier dengan dominasi parsial Teheran atas Selat Hormuz. Berdasarkan analisis awak media, kombinasi penguasaan dua jalur chokepoint minyak dunia tersebut memberikan kartu truf yang sangat kuat bagi Iran dalam menekan kekuatan barat. Meskipun pihak Houthi mengeklaim kapal kargo komersial internasional tetap aman berlayar, ancaman penutupan jalur strategis ini tetap mencemaskan pasar energi global menjelang agenda diplomasi maritim kawasan dalam waktu dekat.

Topics
houthi laut merah iran selat bab al-mandeb timur tengah amerika serikat politik internasional
Jurnalis Hukum & Kriminal

Yuda adalah jurnalis yang fokus meliput isu-isu hukum dan kriminalitas. Lulusan Universitas Indonesia (UI), ia memiliki pemahaman mendalam tentang sistem peradilan dan penegakan hukum di Indonesia. Tulisannya menjadi rujukan bagi pembaca yang ingin memahami kompleksitas hukum dan kasus-kasus kriminal.