Jakarta - Rencana besar Motorola untuk memperkuat posisinya di pasar ponsel lipat global mulai menemui titik terang. Berdasarkan dokumen daftar World Power Consortium serta sejumlah bocoran gambar konsep internal, pabrikan asal Amerika Serikat ini dikabarkan tengah menyiapkan perangkat lipat berdesain lebar untuk menantang dominasi kompetitor.
Related Stories
Suka dengan Artikel Ini?
Dapatkan lebih banyak cerita menarik dengan berlangganan newsletter kami. Gratis!
Subscribe →Berdasarkan laporan yang dihimpun, konsep desain tersebut memperlihatkan tingkat detail yang mengejutkan dari tim internal Motorola. Sejumlah catatan dalam dokumen itu secara spesifik menyebutkan penggunaan layar penutup berdesain tanpa bingkai atau bezel-less serta aplikasi material kaca 3D pada bagian luar bodi ponsel.
"Penggunaan kaca 3D kemungkinan besar merujuk pada tepian layar melengkung yang sering kita jumpai pada lini seri Motorola Edge," tulis laporan pengamatan desain tersebut.
Selain tampilan luar, dokumen tersebut juga mengindikasikan ambisi Motorola untuk menghadirkan layar bagian dalam yang benar-benar mulus. Mereka berupaya keras meminimalisir atau bahkan menghilangkan garis lipatan tengah yang selama ini kerap menjadi kelemahan utama pada perangkat layar lipat generasi sebelumnya.
Dari analisis awak media, langkah ini menunjukkan keseriusan Motorola dalam mengadopsi filosofi desain modern demi bersaing secara ketat dengan perangkat lipat dari pabrikan lain seperti Samsung maupun Apple. Meskipun beberapa pihak menilai klaim layar tanpa lipatan ini bisa jadi sekadar strategi pemasaran, ruang peningkatan dari seri sebelumnya memang terbuka sangat lebar.
Kredibilitas bocoran dokumen ini semakin kuat berkat adanya kesamaan tanda air atau watermark yang juga ditemukan pada dokumen pendaftaran resmi perangkat Motorola di lembaga sertifikasi. Kehadiran nomor model baru yang mengindikasikan varian khusus operator seluler turut memperkuat indikasi bahwa proyek ponsel lipat lebar ini sedang digarap serius di balik layar.